Monday, September 24, 2018

Peringati Hari Olahraga Nasional di Monas, Pemprov DKI Gelar Aneka Lomba

Gubernur Propinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menyongsong masyarakat yang penuhi lokasi Monumen Nasional sisi selatan dalam rencana Festival Jakarta Sehat 2018, Minggu pagi (9/9/2018). Pekerjaan itu adalah bentuk sosialisasi pola hidup sehat sekaligus juga memperingati Hari Berolahraga Nasional ke-60.

 Baca juga: Biaya Kuliah STKS - Biaya UKT STKS

Festival Jakarta Sehat 2018 berisi tiga pekerjaan berolahraga yakni Jalan Sehat, Sepeda Sehat, serta Lari Sehat.

Untuk Jalan Sehat, diawali dari Mandarin Oriental Hotel serta dibarengi seputar 6.000 praktisi PAUD; untuk Sepeda Sehat titik dari mulai GOR Bulungan yang dibarengi beberapa komune sepeda; sedang Lari Sehat diawali dari Museum Kota Tua serta dibarengi oleh seputar 16.000 peserta.

Ke-3 pekerjaan berolahraga ini selesai atau sampai finis di Monas Bagian Barat Daya (Pintu Masuk Patung Kuda).

"Spesial pada pekerjaan ini hari. Bapak-Ibu sekalipun hadir berjalan kaki bersama barusan dari Kota Tua kesini. Menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya untuk hidup sehat. Kita ingin supaya Jakarta kotanya maju, masyarakatnya sehat, serta masyarakatnya bahagia," tutur Anies dalam sambutannya, Minggu (9/9/2018).

Dalam peluang itu, Anies juga mengapresiasi ketertarikan masyarakat Jakarta dalam menyongsong acara Asian Games 2018.

Ia juga menjelaskan prestasi yang didapat oleh beberapa atlet Indonesia terutamanya dari DKI Jakarta bisa selalu tumbuh serta berkembang lewat pergantian serta sarana kelas dunia yang terbangun dengan baik.

"Saya berhubungan dengan mereka yang hadir di luar (negeri). Mereka menyampaikan jika tidak saja masalah fasilitasnya yang baik, bukan sebatas venue-nya yang teratur dengan baik. Tetapi yang disebutkan ialah 'your biggest asset is people of Jakarta'. Jika asset paling besar kita ialah penduduk yang menyongsong dengan ketertarikan, dengan keramahan, serta ini memberi kesan-kesan yang sangat positif mengenai Indonesia," jelas Gubernur Anies.

Baca juga: Biaya Kuliah UPN - Biaya UKT UPN

Sebatas info, pekerjaan ini dimeriahkan dengan kedatangan Activity Booth seperti sepak bola, mini wall climbing, panahan, serta basket yang disiapkan di Monas Bagian Timur serta Bagian Selatan. Acara ini disemarakkan juga oleh Pesta Rakyat yang mencakup marching band, senam, pertunjukkan pencak silat, hiburan musik, sampai doorprize.

"Satu kali lagi terima kasih pada semua panitia, semua pihak yang sudah bekerja mengadakan acara ini. Mudah-mudahan Bapak-Ibu sekalipun dapat nikmati situasi kebahagiaan olahraga di minggu pagi hari ini. Selamat olahraga. Selamat untuk melakukan hidup sehat," tandas Anies.

Sunday, September 23, 2018

Terkendala Pasokan, Pertamina Salurkan B20 Capai 80%

PT Pertamina (Persero) sudah mengalirkan sebesar 80% mandatori B20 dengan nasional baik untuk subsidi ataupun non subsidi. Cara barusan adalah support Pertamina pada pemerintah dalam rencana selamatkan cadangan devisa negara.

Berdasar pada data Pertamina, terhitung semenjak 1 Januari - 14 September 2018 sudah menyerap FAME (Fatty Acid Methyl Eter/FAME) baik subsidi ataupun non subsidi untuk implementasi B20 sampai 80% atau sekitar 1,8 juta kiloliter.

Baca juga: Akreditasi Prodi ITS

“Kami telah mengalirkan seputar 80 % itu Pertamina saja. Nah kita harap bulan ini telah tuntas,” tutur Direktur Logistik Suplai Chain serta Infrastruktur Gandhi Sriwidodo waktu monitoring pelebaran implementasi B20 di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tanjung Uban Bintan, Kepulauan Riau

Menurutnya, sebelum pelebaran B20 non subsidi Pertamina pada intinya sudah sukses mengalirkan B20 bersubsidi terutamanya untuk bidang transportasi. Sedang pelebaran B20 non subsidi ditujukan buat bidang industri. “Nah pelebaran ini yang barusan kita kerjakan diawali semenjak 1 September 2018. Kami harap bulan ini telah tuntas semua,” lanjutnya.

Dia menandaskan, belumlah tersalurkan secara detail B20 non sunsidi untuk bidang industri karena terhalang supply dari produsen FAME. Sedang dari bagian blending di Terminal BBM Pertamina telah siap semua.

“Kendala supply sebenarnya berkaitan pengiriman BBN-nya. Sekarang ini pada intinya kita cuma menanti pengiriman supply dari produsen. Menjadi pada dasarnya Terminal BBM Pertamina untuk backloading atau suplai poin paling akhir di depot-depot kita telah siap,” jelas dia.

Sambung dia menjelaskan, masalah supply berlangsung terutamanya ada di lokasi Indonesia sisi timur. Pihaknya mengharap Kementerian Daya serta Sumber Daya Mineral (ESDM) bisa menggerakkan Tubuh Usaha BBN untuk percepat pengiriman FAME ke Terminal BBM Pertamina.

“Jadi tentunya harapannya dari Ditjen EBTKE atau BPDPKS bisa memperingatkan pada penyuplai untuk percepat pengiriman. Jika Terminal BBM kita dengan tehnis blending telah siap,” tutur dia.

Gandhi memberikan, Pertamina sudah mengalirkan FAME semenjak implementasi perlusan B20 untuk non subsidi semenjak 1 September 2018 menjadi bahan kombinasi solar sekitar 159.988 KL atau seputar 39% dari alokasi bulanan. Jumlahnya itu terbagi dalam FAME untuk B20 bersubsidi sebesar 116.422 KL serta FAME untuk B20 non subsidi sekitar 43.566 KL.

Pertamina juga sudah menjalankan 69 Terminal BBM untuk memproses B20 dari keseluruhan Terminal BBM Pertamina sekitar 112 TBBM menyebar di semua Indonesia. Di kesempatan yang sama Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto menyampaikan, masalah berkaitan proses pengiriman FAME nanti akan dikatakan waktu rapat implementasi B20 bersama dengan Menteri Koordinator Perekonomian. Rapat gagasannya akan dikerjakan pada minggu kedepan.


Baca juga: Akreditasi Prodi UNAIR

“Data berkaitan kendala-kendala implementasi B20 kelak kita tekuni lalu dikatakan waktu rapat bersama dengan Menko Perekonomian. Tetapi semua pada intinya telah berjalan tinggal menanti proses pengiriman saja,” katanya.

Diyakinkan olehnya, sesudah masalah supply terselesaikan implementasi B20 secara detail bisa terwujud akhir bulan ini. “Akhir bulan ini kita yakinkan dapat 100 % untuk B20 semuanya baik PSO (Public Service Obligation) ataupun Non PSO,” tandas dia.

Saturday, September 22, 2018

BKKBN Buka Lowongan 842 CPNS

Tubuh Kependudukan serta Keluarga Merencanakan Nasional (BKKBN) buka lowongan sekitar 842 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk peletakan di BKKBN Pusat serta Perwakilan BKKBN di 32 Propinsi semua Indonesia (21/09/2018).

Konstruksi yang di buka ada 38 jabatan, salah satunya ialah Penyuluh Keluarga Merencanakan (KB), Analis Keluarga Merencanakan, Analis Ketahanan Keluarga, Analis Kesehatan, Penyusun Analisa Efek Kependudukan, Penyusun Bahan Data Kependudukan, Penyusun Bahan Avokasi serta KIE.

Baca juga: Biaya Kuliah STTT

Penyuluh KB jadi konstruksi yang sangat banyak diperlukan yaitu sampai 587 orang. Penempatannya akan ada di 32 Propinsi semua Indonesia, dengan kriteria yang diperlukan ialah Sarjana (S1) Komunikasi atau Kesehatan Penduduk.

BKKBN buka juga jalan penerimaan dengan prasyarat cum laude yaitu lulusan minimum tahap S1 dengan predikat pujian datang dari Perguruan tinggi dalam negeri terakreditasi A/unggul serta Program studi terakreditasi A/Unggul.

Buat penyandang disabilitas serta buat putra serta putri Papua/Papua Barat. Buat penyandang disabilitas BKKBN menyiapkan 17 konstruksi, 84 buat yang mempunyai cumlaude serta 3 orang buat putra serta putri Papua/Papua Barat.

Buat disabilitas yang diperlukan oleh organisasi serta jabatan ialah pelamar penyandang disabilitas yang dapat lakukan pekerjaan seperti menghimpun data, menginventarisasi, mengkaji baik visual ataupun tekstual, berdiskusi serta bisa memakai alat tehnologi informasi

Baca juga: Biaya Kuliah STMI

Umur pelamar minimum 18 tahun serta optimal 35 tahun saat mendaftarkan di portal SSCN BKN. Mengenai proses seleksi dikerjakan dalam tiga step, dari mulai seleksi administrasi, seleksi kompetensi basic (SKD) serta seleksi kompetensi bagian (SKB) dengan memakai Computer Assisted Test (CAT). Panitia akan menginformasikan hasil seleksi administrasi pada 16 Oktober 2018

Pendaftaran lewat portal SSCN BKN di https://sscn.bkn.go.id mulai 26 September sampai 9 Oktober 2018. Untuk info serta kriteria komplet penerimaan CPNS BKKBN bisa dibuka lewat web http://www.bkkbn.go.id .

BKKBN buka service info berkaitan pelaksanaan seleksi CPNS BKKBN lewat call Center : (021)800 9029-45-53-69-77-85 ext 222/223 Whatsapp 085921875978 di hari kerja mulai jam 09.00 – 16.00 WIB serta helpdesk lewat twitter @BKKBNofficial.

Thursday, September 20, 2018

Myanmar Tolak Laporan Genosida Rohingya PBB

Myanmar menampik laporan penyelidik PBB yang mengatakan beberapa jenderalnya mesti dituntut sebab genosida. Demikian sebaliknya, Myanmar menyampaikan penduduk internasional sudah membuat dakwaan palsu.

Pengakuan ini muncul sesudah laporan PBB, yang menandai kali pertamanya organisasi itu dengan eksplisit menuduh petinggi Myanmar ikut serta genosida atas tindak brutal pada Muslim Rohingya tahun kemarin.

Baca juga: Akreditasi Prodi UNY

"Sikap kami jelas serta saya ingin menyampaikan dengan tajam jika kami tidak terima resolusi apapun yang dikerjakan oleh Dewan Hak Asasi Manusia," kata jubir pemerintah Myanamr, Zaw Htay, dalam satu interviu yang diterbitkan di media pemerintah.

Ia menyampaikan Myanmar tidak mengijinkan beberapa penyelidik PBB masuk ke negara itu.

"Itu penyebabnya kami tidak sepakat serta terima resolusi apapun yang dibikin oleh Dewan Hak Asasi Manusia," tegasnya seperti diambil dari Reuters, Kamis (30/8/2018).

Dia memberikan jika negara itu tidak mempunyai toleransi pada pelanggaran hak asasi manusia serta sudah membuat Komisi Penyelidikan untuk menyikapi dakwaan palsu yang dibikin oleh PBB serta komune internasional yang lain.

Pihak berwenang Myanmar awal tahun ini membuat satu panel yang terbagi dalam dua anggota lokal serta dua anggota internasional - diplomat Filipina Rosario Manalo serta Kenzo Oshima, bekas duta besar Jepang untuk PBB - untuk menyelidik pelanggaran hak asasi manusia.

Myanmar menyanggah sejumlah besar dakwaan, menyampaikan militer menyikapi ancaman resmi dari militan Rohingya, yang menyerang pos polisi di semua negara sisi Rakhine barat.

"Bila ada masalah pada hak asasi manusia, beri saja kami bukti kuat, catatan serta tanggal hingga kami bisa ambil aksi hukum pada mereka yang tidak mematuhi ketentuan serta ketentuan," tutur Zaw Htay.

Baca juga: Akreditasi Prodi UINSA

Di hari yang sama saat PBB melaunching laporannya, Facebook tutup account jenderal angkatan darat Myanmar Min Aung Hlaing serta petinggi militer yang lain. Facebook menuduh mereka memakai basis itu untuk sebarkan kedengkian serta info yang salah.

Berkaitan hal tersebut, Zaw Htay menyampaikan pemerintah tidak memerintah larangan itu serta menanyakan Facebook mengenai aksi itu. Ia menyampaikan pemblokiran sudah mengakibatkan meningkatnya masukan serta ketakutan diantara beberapa orang.

Tuesday, September 18, 2018

Lowongan CPNS Dibuka, Pemohon SKCK di Depok Membludak

Pemohon Surat Info Catatan Kepolisian (SKCK) di Kota Depok melonjak pascadibukanya lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) taraf nasional. Seperti tampak di Polresta Depok, Selasa (18/9/2018), semenjak pagi pemohon pembuatan SKCK sudah mengantre di muka loket.

"Mulai membludak ini hari. Ini berlangsung peluang sebab lowongan CPNS yang di buka serentak. Kami berupaya layani sampai sore. Menurut data yang di terima ini hari ada 200 pemohon, hari biasa tidak sampai 100," tutur Kaurmintu Sat Intelkam Polresta Depok Ipda Wartujuhadi.

Supaya pemohon terasa nyaman, pihaknya meningkatkan bangku diluar loket pembuatan SKCK. Diluar itu petugas juga dioptimalkan saat waktu istirahat. "Kami juga mengusahakan tenda buat beberapa pemohon diluar itu untuk ini hari. Petugas tidak ada jam istirahat, mereka konsentrasi mengatur SKCK yang diperlukan pemohon," tuturnya.

Baca juga: Biaya Kuliah ITENAS

Mengenai kriteria pembuatan SKCK yang mesti dibawa pemohon yakni foto copy kartu keluarga, KTP, cocok photo serta akta lahir. "Jika akte lahir eggak ada, dapat ditukar dengan ijazah paling akhir. Jika pernah membuat serta ingin perpanjang tinggal bawa serta SKCK lama serta cocok photo," jelasnya.

Dia mengimbau pada beberapa pemohon supaya terlebih dulu menyiapkan kriteria dalam pembuatan SKCK itu. "Semua peralatan kriteria diinginkan dibawa, agar tidak repot jika telah tiba sini. Peluang beberapa pemohon membludak sampai penerimaan CPNS serentak ini tuntas," pungkasnya.

Selama ini pihaknya belumlah alami kesusahan dalam soal pengurusan SKCK. Kesusahan biasa muncul saat server di Mabes Polri tidak dapat dipakai untuk mengidentifikasi beberapa pemohon.

Paur Humas Polresta Depok Iptu Made Budi memberikan, pendaftaran SKCK dengan online semestinya bisa dipakai dengan optimal oleh penduduk untuk hindari penimbunan di meja pendaftaran. "Akan tetapi kelihatannya ini sosialisasinya belumlah optimal," tuturnya.

Made menyatakan, untuk menghadapi jumlahnya pemohon yang membludak pihaknya akan meningkatkan petugas di meja pendaftaran. "Waktu jam istirahat anggota akan diperpendek untuk memberi service optimal pada penduduk," katanya.

Febrina, salah satunya pemohon menyampaikan telah mengantre semenjak jam 09.00 WIB. Ia sudah sempat kebingungan dalam ikuti proses pembuatan surat info itu.

Baca juga: Biaya Kuliah POLINDRA

"Ini jalurnya sich tidak jelas, menjadi membuat bingung. Pertama ke Gedung SKCK lantas baru ke sini (tempat lainnya). diluar itu, lama lagi walau sebenarnya blanko serta sidik jari doang," tuturnya.

Diakuinya sudah sempat mendaftarkan SKCK dengan online akan tetapi alami kesusahan, sampai pada akhirnya pilih membuat dengan manual.

"Isi formulir online serta manual juga sama juga, tidak efisien. Walau sebenarnya saya perlu untuk berkas lamaran pendaftaran CPNS di Pemkot Depok," ujarnya.

Mahasiswa Luar Daerah Diminta Ikut Arisan RT Warga di Semarang

Mahasiswa-mahasiswa di luar daerah yang meniti studi di Kota Semarang, disuruh ikut serta dalam pekerjaan masyarakat. Bahkan juga, mereka juga diimbau untuk turut arisan RT walau bukan terdaftar menjadi masyarakat Semarang.

Baca juga: Akreditasi Prodi UIN MALANG

Ajakan itu dikatakan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, waktu menyampikan kuliah umum pada beberapa ratus mahasiswa baru di Gedung Graha Berkebangsaan Universitas Untag Bendan Duwur, Semarang, Jumat (14/9/2018).

“Saya begitu tidak senang dengan mahasiswa tidak memedulikan lingkungan-lingkungan seputar. Dibawa arisan RT tidak ingin hadir, dibawa kerja bakti tidak hadir sebab dia terasa bukan masyarakat Semarang. Nah untuk mahasiswa baru Untag walau kalian bukan orang Semarang, sebab kalian tinggal di Semarang lakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” katanya.

Pria yang akrab dipanggil Hendi itu memberikan, banyak pekerjaan positif buat mahasiswa-mahasiswa di Semarang. Tidak hanya tuangkan ide-ide kreatif, mahasiswa dapat juga memberikan laporan beberapa perihal berkaitan service publik ataupun pembangunan di Kota Semarang jika rusak atau kurang bagus lewat aplikasi Lapor Hendi serta sosial media.

Dia juga membawa beberapa mahasiswa untuk menumbuhkan nilai lebih (poin plus) saat meniti pendidikan di bangku perkuliahan. Karena, nilai lebih ini nanti bisa menjadi modal dalam mencari lapangan pekerjaan.

Baca juga: Akreditasi Prodi POLINEMA

“Nantinya adik-adik mahasiswa baru ini mesti melakukan satu proses evaluasi untuk kelak dapat berkompetisi dalam suatu laga sebenarnya yakni dunia kerja. Jadi buat persiapan serta bekali diri dengan poin plus sebab lapangan pekerjaan tidak sepadan dengan angakatan kerja, kelak generasi yang dipilih yang betul-betul diterima di perusahaan-periusahaan,” pesannya.

Kuliah umum itu di hadiri juga Rektor Untag Semarang, Suparno, Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan 17 Agustus 1945, Budi Darmawan, Ketua Pembina Sarsintorini Putra, serta Ketua Pengawas Djatmiko Waluyo.

Friday, September 14, 2018

Panglima TNI raih gelar doktor di UI

Panglima TNI Jenderal Moeldoko sah mencapai titel doktor pengetahuan administrasi dari Fakultas Pengetahuan Sosial serta Pengetahuan Politik (FISIP) Kampus Indonesia (UI).

Disertasi Moeldoko berjudul Kebijakan serta Scenario Rencana Pengelolaan Lokasi Perbatasan di Indonesia (Studi Masalah Perbatasan di Kalimantan).

Baca juga: Biaya Kuliah UMN

Penguji sidang diketuai oleh Dekan FISIP UI Arie Setiabudi Soesilo dengan promotor Eko Prasodjo serta ko promotor Azhar Kasim. Moeldoko menjawab tiga pertanyaan inti.

Tiga pertanyaan itu yaitu, bagaimana isi kebijakan pengelolaan lokasi perbatasan, lantas bagaimana implementasi kebijakan pengelolaan lokasi perbatasan dalam wujudkan teras depan negara yang aman serta sejahtera, dan bagaimana skenario serta arah kebijakan pengelolaan lokasi perbatasan yang aman serta sejahtera sampai tahun 2030.

Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini menyimpulkan, ada kesenjangan, disharmonisasi, kevakuman, ketidakkonsistenan, dan ketidaktepatan perumusan kebijakan, yang menyebabkan tidak maksimalnya skema keorganisasian serta program.

Lalu tidak ada efektifitas implementasi sebab keragaman persepsi serta kendala prasarana serta fasilitas. Pengelolaan lokasi perbatasan akan masuk pada skenario merah putih 1/2 tiang atau merah putih turun tiang.

"Ujian yang saya lalui ini tidak gampang, saya ingin jadi contoh supaya anak-anak saya bisu mengikuti bapaknya jadi doktor, saat ini anak saya baru S1. Mudah-mudahaan dapat mengikuti ayahnya, dapat beri motivasi buat anak menjadi bagian yang lainnya," tuturnya di Auditorium FISIP UI, Depok, Rabu (15/01/2014).

Baca juga: Biaya Kuliah PNJ

Selain itu, Dekan FISIP UI Arie Setiabudi Soesilo menyampaikan berdasar pada hasil penilaian, Moeldoko sukses mendapatkan titel doktor pengetahuan administrasi dengan nilai begitu memuaskan.

Akan tetapi Moeldoko tidak dapat memperoleh titel cumlaude sebab meniti disertasi lebih dari tiga tahun.

"Doktor Moeldoko minta maaf, sebetulnya dengan intisari memang titel cumlaude. Tapi ketentuan di UI ketat, yaitu ketentuan waktu studi tiga tahun, melalui dari tiga tahun lebih tidak dapat, kami memahami sekolah doktor tidak gampang buat seseorang jenderal, dengan intisari cumlaude, tetapi jika dengan administrasi begitu memuaskan," tutupnya.